Ujicoba SSB Putra Nusantara’83 dengan Bimba AIUEO Soccer School

SSB Putra Nusantara’83 melakukan ujicoba dengan Bimba Soccer School pada hari Minggu pagi (04/01/2026) di Lapangan Intercon Bimba AIUEO Soccer School. Ujicoba yang dilakukan untuk kategori usia 14 tahun dan usia 16 tahun. Kegiatan ujicoba ini membuat SSB Putra Nusantara’83 mendapat pengalaman serta menambah jam terbang bagi para pemain untuk persiapan menuju Liga Topskor , Liga Sentra Indonesia dan Liga Jakarta.

Berhadapan dengan tim yang lebih berpengalaman, SSB Putra Nusantara’83 U-14 tampil lebih bertahan dibabak awal di bawah komando Nanda dkk. Namun disaat ada kesempatan lini tengah mereka yang ditempati oleh Fadhel, Alif, dan Daffa, mampu bermain secara spartan dan taktis untuk meladeni permainan menyerang dari Bimba AIUEO Soccer School, serta beberapa kali mencoba melakukan serangan balik melalui sisi sayap dan penyerang yang ditempati oleh Mario, Ranu dan Thoriq. Alhasil skor berakhir dengan kekalahan 3-1 dari Bimba AIUEO Soccer School.

Setelah pertandingan ujicoba U-14 berakhir , pertandingan dilanjutkan dengan pertandingan U-16. SSB Putra Nusantara’83 memulai pertandingan dengan menyerang melalui Kirby dan Rafa disektor lini depan, ditopang gelandang Aldan dan Daru yang membuat lini tengah menjadi lebih hidup. Dan itu membuat SSB Putra Nusantara dapat mencuri gol memanfaatkan kesalahan lini belakang lawan.

Selanjutnya kedua tim saling melakukan penyerangan, saling berbalas gol pun terjadi dan membuat pertandingan lebih hidup. Lini pertahanan SSB Putra Nusantara’83 yang diisi oleh pemain yang bermain di Topsoccer championship 2025, seperti Dzaky, Fabio, Rasya dan Azzam, selain mampu bermain solid namun juga mereka masih kurang sedikit komunikasi ketika lawan melakukan serangan cepat ke jantung pertahanan.

Hasil pertandingan berakhir dengan skor 2-3 untuk kemenangan SSB Putra Nusantara’83, terlepas dari hasil ujicoba ini, yang patut digaris bawahi adalah perkembangan serta kematangan kedua tim untuk menuju kompetisi yang akan diikuti oleh kedua tim menjadi lebih maksimal, karena pertandingan ini membuat kedua tim dapat mengevaluasi kekurangan tim. Semoga pembinaan sepakbola di Indonesia berkembang dengan baik dan dapat memunculkan bibit pemain potensial yang akan menjadi pemain Timnas Indonesia selanjutnya.

Berita Terkait